La Ode Nasir Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru PAUD dan TK Swasta di Balikpapan
jurnalharian.com, Kalimantan Timur, La Ode Nasir, menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) swasta di Kota Balikpapan. Ia menyatakan bahwa guru di jenjang pendidikan ini memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak sejak dini, sehingga sudah sepatutnya kesejahteraan mereka mendapat perhatian yang lebih serius.
Dalam wawancara yang dilakukan di Gedung B DPRD Kaltim, Kamis (14/11/2024), La Ode Nasir mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi guru-guru PAUD dan TK swasta yang sering kali tidak mendapatkan penghargaan yang layak, baik dalam hal gaji maupun fasilitas pendukung lainnya. Menurutnya, guru di sekolah negeri mungkin sudah terjamin kesejahteraannya karena adanya standar operasional dan aturan yang mengaturnya, tetapi guru PAUD dan TK swasta justru sering kali terabaikan.
“Di sekolah negeri, memang sudah ada aturan yang jelas terkait kesejahteraan guru, seperti standar gaji dan tunjangan. Namun, guru-guru di PAUD dan TK swasta sering kali menghadapi kenyataan yang berbeda. Mereka mendapatkan penghasilan yang tidak memadai untuk mencukupi kebutuhan hidup, meskipun mereka memiliki peran yang sangat strategis dalam pendidikan anak-anak kita,” ujar La Ode Nasir.
La Ode Nasir juga menyoroti bahwa banyak guru PAUD dan TK swasta yang bekerja tanpa jaminan kesejahteraan yang memadai, bahkan ada yang hanya menerima honor yang sangat rendah. Ia menyebutkan bahwa meskipun sudah ada langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah, namun angka insentif yang diberikan masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
“Pemerintah Kota Balikpapan sudah menyusun sejumlah langkah strategis untuk mendukung kesejahteraan guru-guru PAUD dan TK, tapi menurut saya ini masih jauh dari harapan. Saya ingin agar insentif yang diberikan kepada guru PAUD dan TK swasta bisa lebih besar, karena mereka memiliki tugas yang sangat besar dalam membangun pondasi pendidikan anak,” tegas La Ode.
Sebagai referensi, La Ode Nasir mencatat langkah positif yang sudah diambil oleh Pemerintah Kota Samarinda. Sejak 2022, Pemkot Samarinda telah menaikkan insentif untuk guru PAUD dan TK dari Rp450 ribu menjadi Rp750 ribu per bulan. Langkah ini, menurut La Ode, merupakan contoh yang patut diikuti oleh Pemkot Balikpapan. Namun, meski ada peningkatan tersebut, La Ode menilai angka tersebut masih belum mencukupi kebutuhan hidup para guru, terutama dengan beban tanggung jawab yang mereka pikul.
“Insentif yang diberikan kepada guru PAUD dan TK, khususnya guru yang mengajar mata pelajaran penting seperti agama dan matematika, harus lebih dihargai. Mereka membentuk karakter dan kemampuan dasar anak, yang merupakan fondasi dari masa depan mereka. Saya berharap insentif ini bisa dinaikkan lagi agar mereka merasa dihargai dan lebih termotivasi dalam mendidik anak-anak kita,” jelas La Ode.
La Ode Nasir juga mengungkapkan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Pemkot Balikpapan dalam merealisasikan peningkatan insentif bagi guru-guru PAUD dan TK swasta. Ia berharap, dengan adanya perhatian lebih terhadap kesejahteraan para guru ini, kualitas pendidikan anak usia dini di Balikpapan akan semakin baik dan dapat mempersiapkan generasi muda yang lebih berkualitas.
“Kami akan terus mengawal isu ini agar dapat terealisasi dengan baik. Peningkatan kesejahteraan guru PAUD dan TK sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga untuk mendukung profesionalisme mereka sebagai pendidik. Mereka harus merasa dihargai agar dapat bekerja dengan maksimal,” ujar La Ode.
Lebih lanjut, La Ode juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini harus dimulai dengan memberikan perhatian lebih terhadap para pengajarnya. Guru PAUD dan TK adalah garda terdepan dalam mendidik generasi penerus bangsa. Dengan memberikan insentif yang layak, diharapkan para guru dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi anak-anak.
Pendidikan anak usia dini adalah tahap penting dalam perkembangan seorang anak. Guru PAUD dan TK tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga membentuk karakter dan kecakapan sosial anak. Oleh karena itu, kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas, agar mereka dapat bekerja dengan optimal dan menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak dengan baik.(adv)




