Kekerasan di Sekolah: Tindakan Preventif Diperlukan Sejak Dini
jurnalharian.com, Kekerasan di dunia pendidikan, terutama di kalangan remaja, menjadi isu yang semakin mendesak untuk ditangani. Dalam sebuah forum diskusi yang membahas pendidikan dan perlindungan anak di Jakarta, Shemmy, seorang aktivis yang peduli terhadap masalah ini, menyatakan bahwa kasus kekerasan dan perundungan di sekolah mirip dengan gunung es, di mana hanya sebagian kecil dari masalah yang terlihat di permukaan.
Shemmy menjelaskan bahwa kekerasan di sekolah tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik, tetapi juga dalam bentuk kekerasan verbal dan emosional yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang. “Ini bukan hanya masalah hukum semata, tetapi juga mencerminkan adanya kekurangan dalam pendidikan moral dan budi pekerti sejak dini,” ujarnya.
“Pendidikan karakter harus dimulai dari rumah, agar anak-anak tumbuh menjadi individu yang menghargai perbedaan dan mampu berempati,” tambahnya.
Forum ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pendidik, psikolog, dan orang tua, yang sepakat bahwa kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Dengan penanganan yang serius dan tindakan preventif yang tepat, diharapkan fenomena kekerasan di dunia pendidikan dapat diminimalisir, sehingga anak-anak dapat belajar dan berkembang dalam suasana yang positif dan mendukung.(adv)




